Rumah Sakit Muji Rahayu-Surabaya-Diskusi
Login|[SubSribe]

Mewaspadai Angin Duduk

  

TANYA :

Assalamu'alaikumwrwb. Pengasuh konkes RSMR yang saya hormati, saya seorang pria, 45 tahun. Jujur saja dengan adanya kasus kematian mendadak pada Alm. Adjie Massaid yang notabene punya pola hidup dan pola makan sehat, perasaan saya jadi was was. Gimana dengan saya yang suka merokok dan jarang olah raga? Ada yang bilang Adjie kena angin duduk, informasi lain menyebut jantung koroner. Sebenarnya apa yang terjadi, Dok? you_lis@gmail.com

JAWAB:

Wa'alaikumsalamwrwb. Apa yang Anda rasakan, sama dengan apa yang dirasakan jutaan orang Indonesia. Apalagi Anda juga punya faktor resikonya. Kematian mendadak yang dialami olej Alm. Adjie Massaid, dalam istilah medis disebut Suddent Death. Menurut penjelasan rumah sakit yang menangani, Adjie terkena serangan jantung (heart attack). Penyakit yang menyebabkannya adalah Jantung Koroner. Penyakit Jantung Koroner pada mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), dan hal ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jaringan ikat, perkapuran, pembekuan darah, yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari nyeri dada sampai Infark Jantung, yang oleh masyarakat awam di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak padahal penderita sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Beberapa faktor resiko Penyakit Jantung Koroner :

Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga

Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi

Kadar Kolesterol HDL rendah

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Merokok

Diabetes Mellitus

Kegemukan

Kurang olah raga

Stress

Bila Anda menyandang salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut diatas, Anda dianjurkan secara berkala memeriksakan kesehatan jantung Anda kepada seorang ahli. Adanya dua atau lebih faktor resiko akan berlipat kali menaikkan resiko total terhadap Penyakit Jantung Koroner. Dalam masyarakat awam, sering terdengar istilah angin duduk. Apa sebenarnya angin duduk itu? Ternyata angin duduk adalah gejala penyakit jantung korener yang akut. Lebih mematikan dari pada penyakit jantung koroner biasa. Seseorang yang yang mati mendadak akibat terserang penyakit angin duduk yang dalam istilah kedokteran disebut Angina Pectoris. Setiap orang harus mewaspadai penyakit itu. Biasanya diawali dengan nyeri di dada, tetapi tidak melakukan tindakan penanganan yang tepat. Penyakit angin duduk adalah penyakit yang bisa didiagnosa setelah si pasien meninggal yang disebabkan serangan jantung secara mendadak. Disebut penyakit angin duduk. Bukan karena ada angin yang masuk, tapi karena orang yang terkena serangan langsung duduk (menekuk tubuhnya) karena menahan nyeri di dada.Gejala yang timbul dan harus diwaspadai, apabila si penderita merasakan sakit di dada dibarengi dengan mengeluarkan keringat. Sering menderita kram pada bagian lengan atas bagian kiri. Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag. Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi). Sebenarnya gejala tersebut hanya si penderita yang tahu. Dari adanya keluhan yang dirasakan seseorang yang lebih sering menyangka bahwa bahwa penyakit itu adalah masuk angin (istilah ini, juga tidak ada di dunia medis). Biasanya pertolongan pertama yang dilakukan si penderita adalah dipijat , minum obat masuk angin, kerokan atau minum jamu. Banyak korban yang sering ditemui pada kasus yang sama , seharusnya menjadi perhatian bagi setiap orang. Untuk menghindarinya, segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan di dada. Jika tidak ditangani, maka serangan jantung yang dapat menyebabkan angin duduk bisa menyerang hanya dalam waktu 15 - 20 menit hinga si penderita meninggal. Jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Pertolongan pertama yang harus dilakukan pada pasien yang merasakan serangan jantung adalah segera pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan gawat darurat jantung. Ingat! Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut dengan serangan jantung koroner. Pada kasus pertama, terjadi akibat sumbatan tidak total yang dirasakan saat istirahat. Serangan ini memang mendadak. Bukan karena capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan. Sementara, serangan jantung koroner, terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan. Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan ini. Karena penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat. Solusi satu-satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supplai oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis. Dari data yang ada, kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan serangan ini. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien. Untuk itu disarankan agar penderita yang sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun ia pergi. Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang di cari adalah Aspirin. Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku darah). Semoga bermanfaat.

dr. Tjatur Prijambodo

 

    .:Komentar:.

Ubet_Z Benarkah aspirin mampu membantu dalam sakit jantung, setau saya aspirin itu obat asma, begitu dokter terima kasih atas responnya 2011-06-21 14:08:54
 
pipit_hr Mahalkah harga aspirin, adakah aspirin generic ? 2011-06-21 14:27:32
 
KadiMS Dosis rendah seberapakah aspirin bisa dikonsumsi dokter, tiga kali sehari bolehkah...? terus apa efek sampingnya kalau aspirin di konsumsi berlebihan, Kalau saya lihat difilm itu aspirin dipakai orang, saat dia nyeri kepala. Bagaimanakah jika nyeri kepalanya atau mungkin nyeri jantungnya enam kali sehari...apakah nantinya tidak berlebihan minum aspirinnya...?, terima kasih atas jawabannya... 2011-06-23 14:47:02
 
angga risky dok klo yg lom merid kan ga bisa berhubungan......dia alih kan ke olahraga apa ya dok???olah raga kaya lari2 tw basket dan sbgaix bisa ga dok??????trimakasih.... 2011-07-13 15:46:33
 
 
 
 

.:Kirim Komentar:.